Penerimaan Negara Baru Mencapai 15%

Oleh : | 22 April 2013 | Dibaca : 12647 Pengunjung


Penerimaan Negara Baru Mencapai 15%

JAKARTA. Pelambatan ekonomi global yang masih berlanjut. Kondisi ini bakal kembali memukul penerimaan negara tahun ini. Meski begitu, pemerintah menganggap setoran pajak dalam tiga bulan pertama tahun 2013 tidak terlalu di bawah ekspektasi.Fuad Rachmany, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyebutkan, per 15 Maret 2013,

realisasi penerimaan pajak mencapai Rp 158,2 triliun. "Angka ini sekitar 15% dari total target penerimaan pajak tahun ini," ungkapnya, Rabu (27/3).

Catatan saja, dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2013, pemerintah mematok target penerimaan pajak di luar cukai sebesar Rp 1.042,3 triliun. Menurut Fuad, jika dibanding dengan periode yang sama tahun lalu, realisasi penerimaan pajak per 15 Maret 2013 naik sekitar 10%.

Hanya saja, pertumbuhan penerimaan pajak ini belum setinggi harapkan. Alasannya, pada kuartal I 2013 kondisi ekonomi dunia belum pulih, sehingga ekspor rendah. "Kalau ekspor turun, seluruh transaksi ekonomi yang berhubungan dengan ekspor kurang begitu bagus," katanya.

Meski enggan memerinci angkanya, Fuad memaparkan, perlambatan penerimaan pajak terjadi pada pajak penghasilan (PPh), khususnya PPh badan usaha dan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk barang impor.

Hingga 15 Maret lalu, pemasukan PPh dan PPN impor lebih lambat ketimbang periode yang sama 2012. Sampai 15 Maret 2013 secara keseluruhan PPN tumbuh sekitar 15%. Padahal, jika ekonomi global pulih, pemerintah berharap adanya peningkatan penerimaan pajak dari seluruh sektor komoditas, termasuk sektor tambang.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Negara Kementerian Keuangan Agus Suprijanto, menyatakan, realisasi penerimaan negara dan hibah per 15 Maret 2013 sekitar 13,8% atau sebesar Rp 211,09 triliun dari target di APBN 2013 sebesar Rp 1.529,67 triliun.

Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun lalu, realisasi penerimaan negara dan hibah mencapai 15,1%.


BERITA LAINNYA

LIHAT ARSIP BERITA LAINNYA

 

KEPALA BADAN

Putu Agus Muliawan,ST,M.A.P