PEMBINAAN DAN EVALUASI SUBAK DI PURA ULUN SUBAK BUKIT JATI BANGLI

Oleh : | 26 September 2013 | Dibaca : 6995 Pengunjung


PEMBINAAN DAN EVALUASI SUBAK DI PURA ULUN SUBAK BUKIT JATI BANGLI

Subak merupakan sistem irigasi yang di dalamnya menyangkut masyarakat hukum adat yang memiliki karakteristik sosio-agraris-religius, dan merupakan perkumpulan petani yang mengelola air irigasi di lahan sawah. Banyak ahli yang menjabarkan mengenai pengertian sistem irigasi subak. Dari konsep pemikiran para ahli tersebut, adapun kajian mengenai sistem irigasi subak adalah cerminan konsep Tri Hita Karana (THK) yang pada hakikatnya terdiri dari Parhyangan,Pawongan, dan Palemahan.

Parhyangan ditunjukkan adanya pemujaan terhadap pura pada wilayah subak. Pawongan ditandai dengan adanya organisasi yang mengatur sistem irigasi subak, dan palemahan yang ditandai dengan kepemilikan lahan atau wilayah di setiap subak. Ketiga hal ini memiliki hubungan yang bersifat timbal balik.

Pembinaan dan Evaluasi Subak/Subak Abian di Kabupaten Bangli Dibuka oleh   bapak Ka.Dipenda/Sedahan Agung Kabupaten Bangli  Drs i Ketut Riang,MM dengan turut Serta hadir Tim pembina dan Evaluasi Subak kabupaten bangli tahun 2013  yaitu Unsur camat, Forum Subak, PHDI, departemen Agama, Dinas pertanian dan Instansi vertikal terkait.

dilaksanakan dengan menghadirkan Seluruh Kelihan Subak/Subak Abian yang telah menerima bantuan dari Pemerintah Provinsi Bali yang berjumlah 153 Subak dan pertemuan dilaksanakan  di Wantilan Pura Ulun Subak Bukit Jati Bangli, Desa Bunutin Kecamatan Bangli,  Kabupaten Bangli.

Selanjutnya dari Bidang Pengkajian Pembinaan dan Persubakan yang di wakili oleh Bapak  Ngk.Nym.P. Shemarabawa, SmHk. menyampaikan dan memapaparkan hal-hal yang bersifat umum mengenai tujuan Kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Subak Tahun 2013 ini. Adapun Pembinaan dan hal hal yang disampaikan/dipaparkan secara singkat    sebagai berikut :

a.   Baga Parhyangan. : Membina tentang pelaksanaan jenis Upacara dan Upakaranya, yang dilaksanakan di Subak/Subak Abian Melalui kegiatan ini diharapkan dapat makin melestarikan keberadaan lembaga Subak/Subak Abian dan makin meningkatkan semangat dan persatuan antara krama dalam mejaga agama, adat-istiadat dan budaya yang berkembang dan menjadi warisan turun-temurun diwilayahnya.

b. Baga Pawongan : Membina tentang pelaksanaan Awig-Awig terhadap Krama Subak/Subak Abian, termasuk Kelembagaan di Subak/Subak Abian. Dalam pemaparan pada baga Pawongan sedikit ditekankan masalah Administrasi pencairan  bantuan serta peningkatan  tertib Administasi Subak/Subak Abian dalam pengelolaan Dana Batuan Pemerintah Provinsi Bali Tahun 2013 Baik berupa Bantuan    Hibah dan Batuan  BKK .

c.  Baga Palemahan.

Membina hubungan antara Manusia dengan lingkungannya, terutama menyangkut  tentang sistim pola tanam di Subak yang bersangkutan.

  


BERITA LAINNYA

LIHAT ARSIP BERITA LAINNYA

 

PLT. KEPALA BADAN

Putu Agus Muliawan,ST,M.A.P